Tuesday, December 22, 2009

Simeulue Bakal Miliki Perguruan Tinggi Simeulue

15 December 2009, 10:31

BANDA ACEH - Rakyat Kabupaten Simeulu, bakal memiliki perguruan tinggi. Upaya dari hal ini telah dituangkan dalam musyawarah besar yang diikuti 100 lebih tokoh kabupaten ini serta dibuka oleh Bupati Simeulue, Drs Darmili di Aula DPRK Simeulue, dua hari lalu. Informasi yang diperoleh Serambi, tokoh yang hadir dalam pertemuan itu terdiri dari birokrat, politisi, teknokrat, tokoh ulama, organisasi kepemudaan, tokoh perempuan, utusan organisasi profesi, LSM, dan kalangan akademisi. Sedangkan narasumber yang hadir dalam musyawarah itu masing-masing, Dr Aliasudin SE MSi (Dosen Fakultas Ekonomi Unsiyah Banda Aceh), dan Drs Zulkarnain MSi (Dosen Institut Takhnologi Medan/Kopertis wilayah I Medan).

Begitupun dalam musyawarah tersebut melahirkan keputusan bersama yakni pendirian perguruan tinggi Simeulue diberinama Universitas Simeulue. Dan, menetapkan pengurus yayasan melalui tim formatur yang diketuai langsung wakil Bupati Simeulue, Drs HM Yunan T yang menentapkan H Azharudin Agur SPd sebagai pimpinan yayasan dan Sarman Jayadi SH, sebagai sekretaris.

Harus Terwujud
Sementara itu, anggota DPRA asal Kabupaten Simeulu, Erly Hasyim membenarkan ada pertemuan di Simeulu, membicarakan tentang pendirian perguruan tinggi. “Saya menilai ini suatu terobosan bagus dan saya mendukung program ini,” ujar politisi dari Partai Bulan Bintang (PBB) ini.(swa)


Forum Guru PRB Simeulue Terbentuk
10:00 | Friday, 20 November 2009

Forum Guru PRB (Pengurangan Resiko Bencana) Kabupaten Simeulue yang diprakasai 12 sekolah, ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue Nomor : 424/2732/2009, tertanggal 11 November 2009. Ke-12 sekolah yang memprakarsai PRB tersebut yakni SMAN 1 Salang, SMPN 2 Sim Tim, MTsS Teupah Barat Inor. MTsN Kp Aie. SMAN 1 Teupah Selatan, MAS Alus-Alus, SMPN 2 TepBar Laayon, MTSsN SInabang, SMAN 2 Salang, dan SMAN 2 Sim Tim.

Terbentuknya forum guru ini berawal dari hasil kesepakatan dan musyawarah guru 12 sekolah dampingan Yayasan Pusaka Indonesia pada kegiatan workshop pembentukan Forum Guru PRB Kabuapten Simeulue tanggal 15 Oktober 2009 lalu.

Deputi Badan Pengurus Pusaka Indonesia Drs Prawoto mengatakan, terbentuknya forum guru menunjukan pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Simeulue telah berupaya mengintegrasikan program PRB masuk ke ranah sistem pendidikan sekolah dan sudah mengacu kepada kebijakan kebijakan nasional sebut saja UU No, 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan, UU No.24 tahun 2007 tentang Penanggulangan bencana dan Paraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Hal ini perlu disambut baik dan menjadi contoh bagi Dinas Pendidikan di daerah lain yang ada di Indonesia, khususnya di daerah yang rawan terjadi bencana alam. “Forum Guru ini nantinya akan dapat memasukan materi-materi kebencanaan kepada anak didik saat proses belajar mengajar,” ujar Prawoto.

Secara terpisah, Koordinator Program Pengurangan Resiko Bencana Yayasan Pusaka Indonesia, Fatwa Fadillah mengatakan, forum guru ini nantinya akan melakukan sosialisasi PRB tidak hanya kepada siswa tetapi juga kepada masyarakat hal ini sangatlah penting untuk menciptakan upaya membangun budaya hidup yang aman serta terciptanya kondisi masyarakat yang tangguh di masa depan dalam menghadapi bencana. (*)

0 comments:

 
© 2007 Template feito por Templates para Você