Tuesday, December 22, 2009

Miranda Goeltom-Gayus Lumbuun Sempat Menegang


Selasa, 22 Desember 2009 | 21:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemeriksaan Pansus Hak Angket Bank Century terhadap mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom, Selasa (22/12/2009) di DPR, Jakarta, sempat memanas. Salah satu pemicunya adalaha pertanyaan Wakil Ketua Pansus Gayus Lumbuun yang cukup tajam.

Saat itu, Gayus sempat menanyakan Miranda terkait pertanggungjawaban terhadap dana talangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun yang dikucurkan Lembaga Penjamin Simpanan. Miranda, saat itu, mengatakan, dirinya tidak tahu-menahu mengenai hal itu. "Ini aneh. Dana talangannya tahu, kenapa pertanggungjawabannya tidak tahu?" ujar Gayus.

Politisi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini juga mencecar Miranda, yang membidangi urusan moneter di BI, mengenai pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada kasus Bank Century. "Apa Bank Indonesia pernah memberikan teguran?" tanya Gayus.

"Saya kurang tahu," ujar Miranda. Lagi-lagi, Gayus mengkritisi sikap ketidaktahuan Miranda. "Bapak Gayus yang saya hormati. Saya ini disumpah. Saya tidak bisa bilang saya tahu jika saya memang tidak tahu," ujar Miranda dengan nada sedikit meninggi.

"Iya, tapi ibu tidak terbuka," kata Gayus dengan nada sedikit meninggi pula. Gayus juga mengkritisi Miranda yang mengaku tidak tahu-menahu kasus Bank Century secara mendalam. Padahal, Miranda saat ini adalah salah satu pucuk pimpinan di bank sentral itu.

Miranda malah baru tahu mengenai kasus Bank Century begitu kasus ini meledak. Miranda mengaku tahu kasus ini dari media massa. "Ini sangat ironis. Sangat ironis," ujar Gayus.

Politisi yang menguasai bidang hukum ini mengatakan, sebelum menjalani pemeriksaan, Miranda seharusnya berusaha mempersiapkan diri dan mencari tahu hal-hal yang akan ditanyakan Pansus.

0 comments:

 
© 2007 Template feito por Templates para Você